Masyarakat Kalurahan Kepuharjo yang sebagain besar adalah sebagai petani dan pekebun terus berupaya untuk meningkat produktifas hasil perkebunan mereka. Salah satu hasil perkebunan warga Kepuharjo adalah Kopi Arabica dan Robusta, dari kedua jenis kopi ini bisa tumbuh subur dan berbuah cukup lebat mengingat tanahnya subur dan gembur, namun yang paling cocok adalah jenis Robusta, jenis kopi ini juga paling disuaki oleh para petani karena relatif mudah dalam penanaman dan perawatannya.
Para Petani terus berupaya untuk menanam bibit kopi baru untuk menjamin kelangsungan perkebunan mereka, bibit yang meraka dapat adalah baik melalui bantuan dari Pemerintah lewat Dinas Pertanian dan Perkebunan maupun dari bantuan pihak swasta dan sebagain lagi adalah pengadaan bibit melalui kelompok tani yang ada serta dari membeli sendiri oleh para petani.
Kopi Robusta mengalami masa puncak panen pada bulan Juli dan Agustus, masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam pemasrannya karena cukup banyak pedagang maupun pengepul yang siap untuk menanpung hasil panennya. Namun di Kepuharjo sendiri terdata koperasi kopi yang berwarna Cipto Makmur yang siap menampung seluruh ahsil panen para petani kopi.
Kopi ini diolah dan dipasarkan sendiri oleh masyarakat maupun lewat Koperasi tersebut, sebagai pasar potensialnhya adalah untuk memenuhi warung warung kopi yang tersebar di wilayah Kepuharjo yang cukup terkenal.
Sebagai salah satu destinasi wisata di Kepuharjo adalah adanya warung warung kopi tradisional yang menjamur di daerah Petung yang menyuguhkan panorama keindahan Gunung Merapai serta wisata Lava Tournya.
