
Kepuharjosid.08/09/2026.Warga padukuhan Kepuh pada hari Minggu siang 06/09/2026 di pendopo dusun tersebut, mengadakan acara merti dusun yang sebelumnya diadakan kirab arak arakan warga dusun Kepuh dengan mengarak gunungan hasil bumi yang dikawal oleh bergodo Kepuhsari, yang diikuti oleh seluruh warga apdukuhan Kepuh dengansegala potensi yang dimilikinya.
Dalam acara merti dusun tersebut turut serta dihadiri oleh Panewu beserta jajaran muspika Cangkringan, Lurah beserta Pamong Kepuharjo, BPKal dan Gani Sadatah SH, Mkn, selaku anggota DPRD II Sleman yang merupakan warga Kepuharjo.Sehingga acara tersebut berjalan cukup meriah dan khidmat.
Merti dusun padukuhan Kepuh ini rutin diadakan setiap tahunnya yang sekaligus untuk memeperingati Maulid Nabi Muhammmad. Kegiatan ini merupakan upacara adat tradisional masyarakat Jawa sebagai bentuk ungkapan rasa syukur warga masyarakat kepada Tuhan Yang maha Esa Allah SWT atas limpahan rahmad, kesehatan, rejeki,ketentraman hidup dan hasil bumi yang melimpah dengan kesuburan tanah garapan yang sangat cocok untuk diolah dengan berbagai tanaman pangan. Tardisi ini juga sering disebut sebagai bersih dusun atau sedekah bumi.
Wujud syukur atas hasil panen dan karuni alam, menjaga kerukunan denagn mempererat gotong royong, silaturahmi, kebersamaan anatar warga, ungkapan hormat leleuhur degan mengenang cikal bakal leluhur atau pendiri dusun merup[akan makna dan tujuan utama dari bersih dusun ini.

Rangkaian acara merti dusu Kepuh adalah kiran budaya dengan arak arakan warga membawa gunungan hasil bumi, dan diakhiri dengan kenduri dan do’a bersama yang dipimpin oleh sesepuh dusun untu memohon keselamtan warga dan merupakan ungkapan sra sykura kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Momen merti dusu yang cukup meriah dan mengundang banyak warga masyarakat yang datang untuk ikut meramaiakn dan melihat secara langsung gelaran bersih dusun ini, turut dimanfaatkan oleh Pairin salah satau anggota kelompok tani kopi dari dusun Petung yang beberapa minggu kemaren mendapatkan bantaun dari Dinas Pertanian Propinsi DIY berupa sepada motor dan sarana prasarana komplit untuk berjualan kopi keliling dengan nama Kopi Darling turut hadir dan mangkal diare tersebut untuk menjajakna kopi khas lereng merepai di Kepuharjo berupa Kopi Nirmala Giri, kopi arabica dan kopi robusta.

Tradisi merti dusun berfungsi sebagai sarana mempererat hubungan sosial antar warga dusun, melalui kegiatan ini menegasakan pentingnya kebersamaan dan gotong royong, tanggung jawab bersama terhadap alam dan lingkungan. Upacara ini diikkuti oleh semua lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial sehingga mencerminkan nilai nilai kesetaraan dan solidaritas sosial yang tinggi.
