BPBD KUTAI TIMUR BERKUNJUNG KE KEPUHARJO

Kepuharjosid. Selasa 22 Oktober Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur melakukan kunjungan kerja berupa study banding ke Pemerintah Kalurahan Kepuharjo dalam rangka untuk mengetahui cara dan mekanisme dalam menghadapai bencana dan penanganan pasca bencana. Yang dalam hal ini wilayah Kepuharjo dipilih oleh BPBD Kutai Timur dikarenakan melihat sejarah kejadian bencana Erupsi Merapi dan banjar lahar dingin yang dihadapi oleh Pemerintah Kaluirahan Kepuharjo, sehingga mereka ingin memari tentang penangan dan pasca bencana dan kesiapsiagaan dalam menghadpi bencana.

Rombongan BPBD Kutai Timur yang terdipimpin lamgsung oleh Kelak BPBD Kutai Timur Muhammad Idris Syam yang diikuti oleh para pejabat dan pegawai lingkup BPBD beserta beberapa Camat, Lurah, Perangkat Desa, RT, RW , Relawan tokoh masyarakat di lingkup Kabupaten Kutai Timur yang berjumlah 140 orang. Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka BPBD Kutau Timur melakukan FGD yang bertujuan untuk menentukan sebuah perencanaan yang matang dan upaya untuk penanggulangan mitigasi bencana berbasis kemasyarakatan yang sejalan dengan penilaian risiko bencana Indonesia yang dilaporkan dari BNPB seperti yang sudah dilakukan di Kepuharjo ini,

Muhammmad Idris Syam dalam sambutan dan pemaparannya di hadapan para peserta menyampaikan bahwa potensi bencana di Kutai Timur dan memiliki berbagai resiko bencana yang harus diwaspadai dan dihadapimulai dari banjir, tanah longsor,kebakaran hutan dan lahan, sejarah Kutai telah mengaslami lebih dari 647 kejadianbencana alam dalam kurun waktu tahun 2012 samapi dengan 2024 ini.

Rombongan diterima langsung oleh Lurah Kepuharjo Heri Suprapto dan disambut sekaligus menyampaikan paparan mengenai resiko, dampak, penanganan bencana di Kepuharjo mulai dari persiapan, evakuasi, penanganan di pengungsian, sampai dengan rehab rekon pasca bencana tersebut, serta peran aktif masyarakat Kepuharjo dalam menghadapi bencana dan pemulihan paca bencana khususnya dalam hal pemulihan perekonomian masyarkat. Heri Suprapto menyampaikan akan arti pentingnya dan sangat vital bagi kita untuk memiliki sebuah perencanaan yang matang dan komprehensif dalam rangka upaya penanggulangan mitigasi bencana yang berbasis kemasyrakatan dengan melibatkan seluruh komponen dan lembaga yang ada di lingkup Klaurahan Kepuharjo. Di Kepuharajo sendiri dalam rangka mitigasi bencana tidak terlepas dari peran aktif serta kesadaran masyarakat dan relawan lokal dalam menghadpai bencana, dan pihaknya menerapkan bahwasanya wilayah Kepuharjo mau tidak mau harus hidup damai berdampingan dengan bencana alam khusunya erupsi Merapi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *