Kepuharjosid. Kamis 29/12/2022 wilayah sisi selatan lereng Merapi diguyur hujan yang sangat deras disertai angin kencang selama lebih kurang tiga jam sejak pukul 14.00 wib kemaren. Dalam pantauan masyrakat Kepuharjo hujan kli ini adalah hujan yang paling lebat mereka rasakan sepanjang musim hujan dekade sepuluh tahun terakhir ini.
Sebagai akibat dari hujan kemaren sore aliran banjir lokal di Kali Kuning diwilyah TNGM cukuplah besar dan disertai ada bebrapa tebing longsor menimpa jalur pipa air bersih dari Umbul Wadon dan Umbul Lanang, sebagaian pipa putus terbawa arus banjir sebagian tertimbun matrial longsor sehingga jalur air bersih untuk beberapa wilayah putus dan tidak mengalir, hingga berita ini diturunkan tim masih terus melakukan pebdataan dan pemetaan jalur jalur tersebut serta mengupayakan untuk perbaikan pipa untuk segera mendistribusikan air bersih ke para warga masyarakat.
Untuk pipa air bersih yang mengalir ke wilayah Kepuharjo dilakukan pembenahan oleh warga masyarakat secara bergotoong royong dengan Paguyuban Umbul Toya Rasa yang dipimpin langsung oleh Heri Suprapto selaku Lurah Kepuharjo.
Beberapa pipa yang putus dan rusak akibat banjir tersebut diantaranya adalah milik PDAM Sleman dan Kota Yogyakarta, serat pipa untuk masyarakat Umbulharjo, Wukirsari, Kepuharjo di Kapanewon Cangkringan, serta Kaliurang, Hargobingun diwilayah Kapanewon Pakem.
Sejak kamis sore hingga berita ini diturunkan tim dari berbagai pihak terus berupaya untuk melakukan pembenahan secara cepat, mengingat ini adalah satu satunya sumber air bersih untuk masyarakat. Tim tersebut diantaranya dari Pem. Kal. Umbulharjo, Kepuharjo, Hargobingaun, PDAM, PUPR Sleman, BPBD,SAR, Paguyuban Pengguna Air Bersih Umbul Toya Rasa, masyarakt dan berbagai elemen terkait serta relawan.
