Becekan Kali Gendol Kepuharjo

Kepuharjosid. Jumat Kliwon 20-09-2024 bertempat di bantaran Kali  Gendol warga masyarakat dari dusun manggong, Kepuh dan pagerjuarang melaksanakan upacara adat dandan kali (memtri kali) dengan sebutan upacara “becekan” dengan menggelar ritual penyembelihan kambing masing masing padukuhan tersebut dan dilanjut kenduri bersama di bantaran kali gendol, dan yang menarik adalah untuk prosesi mulai dari penyembelihan Kambing, memasak dagingnya serta seluruh ubo rampe untuk kenduri dilakukan oleh kaum laki-laki, kaum perempuan tidak boleh mengikuti acara proses penyembelihan dan memasak.

Dandan Kali Becekan ini dilaksanakan oleh ketiga dusun tersebut rutin dilakukan setiap setahun sekali pada musim kapat pada penanggalan  Jawa dan harus dilaksanakan pada hari Jumat Kliwon, apabila dihitung menggunakan Kalender Masehi atau Nasional adalah sekitar bulan September yang merupakan puncak dari musim kemarau.

Maksud dan tujuan upacara Becekan ini adalah sebagai upaya untuk memanjatkan do’a kepada Allah SWT untuk memnita hujan, menurut cerita para sesepuh dari dusun Kepuh dahulu kala terjadi musim kemaru yang sanagat panjang dan hampir satu tahun tidak ada turun hujan dan semua mata air di Kepuharjo mengering. Atas prakarsa sesepuh dusun  dan seluruh masyrakat Kepuharjo dan dipimpin oleh rois masing masing padukuhan melakukan ritual do’a bersama meminta hujan dengan membawa sesaji dan melakukan penyembelihan kambing jantan berwarna hitam dengan corak kendit untuk dibawa ke Kalia Gendol. Dan taka lama kemudian turunlah hujan yang lebat diwilayah Kepuharjo dan sekitarnya yang disambut riang gembira seluruh warga di Cangkringa.

Upacara Danadan Kali atau Becekan di Kepuharjo ini pada Tahun 2018 sudah ditetapkan menjadi salah satu Warisan Budaya takbenda Indonesia dari Propinsi Daerah istimewa Yagyakarta, yang masuk dalam domain Adata Istiadat Masyarakat Ritus dan Perayaan-perayaan, dan telah diakuai oleh UNESCO.

Pada pelaksanaan upaca Dandan kali tahun 2024 ini mendapatkan dukungan pendanaan dari Danais yang diampu oleh Dinas Kebudayaan kabupaten Sleman. Dalam pelaksanaannya diawali dengan kirab ubo rampe kenduri dari watu gede didusn kepauh menuju Kali Gendol yang diikutioleh bergodo dari padukuah Pagerjurang, Kepuh dan Manggong serta diikuti oleh bergodo Pamong beserta BPKal Kepuharjo.

Upacara ditutup dengan doa bersa seluruh komponen yang hadir mulai dari Panewu Cangkringan Lurah kepuharjo pamong BPKal dan masyarakat yang hadir dan diakhiri  kenduri dan kembul bujono.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *