Tradisi Lisan, Mitos di Padukuhan Kaliadem

August 28, 2025

Tradisi lisan yang masih erat di masyarakat padukuhan Kaliadem yaitu mengenai suatu mitos tentang batu tumpeng. Dinamakan batu tumpeng karena betuk batunya seperti tumpeng, dahulu batu tersebut pernah dibuang ke sungai oleh masyarakat di sore hari namun ke esokan harinya batu tersebut sudah kembali ke tempat asalnya lagi, tetapi untuk saat ini batu tumpeng tersebut telah hilang karena terjangan erupsi gunung merapi. Selain itu ada pula mitos mengenai larangan untuk memakai baju warna hijau saat mendaki gunung, warna hijau diyakini sebagai warna kesukaan makhuk halus penjaga gunung. Pendaki yang memakai baju warna hijau bisa “disembunyikan” oleh roh goib, sehingga mudah tersesat dan sulit ditemukan. Walaupun terdengar mistis, larangan ini sesungguhnya menyimpan pesan bahwa manusia harus rendah hari dan tidak sembrono di alam, serta selau menghormati kekuatan gunung dan hutan. Tradisi lisan ini tidak hanya berfungsi sebagai cerita mistis atau mitos, tetapi juga sebagai pengingat agar manusia hidup selaras dan berdampingan dengan alam, menjaga hubungan dengan leluhur, dan selalu berhati-hati saat berhadapan dengan kekuatan alam semesta.