Adat istiadat di Padukuhan Kaliadem masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Tradisi yang amsih terus dijaga masyarakat Padukuhan Kaliadem tidak hanya menjadi sarana menjaga hubungan antarsesama, tetapi juga sebagai wujud syukur kepada Tuhan dan penghormatan kepada leluhur.
Salah satu tradisi yang masih dijalankan adalah metri dusun. Metri dusun adalah upacara yang dilakukan masyarakat setelah panen dan yang diadakan setiap bulan Mulud, acara metri dusun di Padukuhan Kaliadem ini biasanya terdiri dari Kenduri dan bersih-bersih dusun. Kegiatan ini biasanya dilakukan setahun sekali sebagai wujud rasa syukur warga atas keselamatan dan hasil bumi yang melimpah.
Selain itu, ada pula tradisi nyadran, yakni ziarah ke makam leluhur yang dilaksanakan di bualn Ruwah atau menjelang bulan Ramadhan. Warga membersihkan makam, menaburkan bunga, dan mengirim doa untuk arwah keluarga yang sudah mendahului. Nyadran menjadi momen penting, karena selain mengenang leluhur, juga mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga yang turut hadir.
Dalam lingkup keluarga, terdapat tradisi kenduri lahiran. Biasanya dilakukan ketika seorang bayi baru lahir atau disebut sebagai brokohan, setelah itu ada kenduri sepasaran/puputan, selapanan, tiga lapanan, lima lapanan, tujuh lapanan, sembilan lapanan. Kenduri ini diisi dengan doa bersama agar sang bayi dan ibu diberikan kesehatan, keselamatan, dan menjadi anak yang berbakti pada orang tua.
Di sisi lain, ketika ada warga yang meninggal dunia, masyarakat mengadakan kenduri orang meninggal. Kenduri ini dilaksanakan pada hari-hari tertentu, misalnya surtanah, tiga hari, tujuh hari, empatpuluh hari, serratus hari, satu tahun, dua tahun, hingga seribu hari setelah kematian. Tujuannya adalah mendoakan almarhum agar arwahnya tenang di alam kubur. Acara ini juga memperlihatkan kuatnya rasa kebersamaan, karena warga sekitar biasanya ikut membantu dalam persiapan.
Dengan adanya tradisi-tradisi tersebut, Padukuhan Kaliadem tidak hanya menjaga hubungan antarwarga tetap rukun, tetapi juga terus melestarikan warisan budaya yang penuh makna.
