Dahulu di padukuhan Manggong terdapat dua sumber mata air yang berada di sungai gendol, sumber mata air tersebut diberi nama oleh warga kali penggik dan kali codot. Kali penggik merupakan sumber mata air yang airnya diambil dan digunakan oleh warga masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dahulu kali penggik terdapat dua titik yang bisa digunakan masyarakat titik pertama airnya diambil dan digunakan warga untuk memasak sedangkan titik kedua biasanya digunakan warga untuk mencuci dan mandi. Begitu juga dengan kali codot, airnya diambil dan digunakan masyarakat untuk keperluan sehari-hari. Disebut kali codo karena di sekitar sungai tersebut banyak hewan codot atat kelelawar. Namun saat ini kedua sumber mata air tersebut telah hilang tertutup material akibat terjangan erupsi gunung merapi pada tahun 2010 yang lalu.
Tradisi Lisan Padukuhan Manggong
August 21, 2025DAPOBUD-OPK: Tradisi Lisan,
