Kesenian Wayang Orang di Padukuhan Manggong

August 20, 2025

DAPOBUD-OPK: Seni,

Di Padukuhan Manggong, kesenian tradisional masih hidup dan terus dilestarikan oleh masyarakatnya. Salah satu warisan budaya yang tetap dijaga adalah seni wayang orang dan karawitan. Wayang orang merupakan seni pertunjukan yang memadukan drama, tari, musik, dan cerita pewayangan, di mana para pemain menggunakan kostum wayang, rias wajah dan perlengkapan untuk memperkuat karakter tokoh-tokoh dalam pewayangan seperti tokoh Betoro Durno dan Sengkuni. Pertunjukan wayang orang ini diperankan oleh anggota kelompok seni dari masyarakat setempat yang ditampilkan diatas panggung dan diiringi oleh gamelan. Sedangkan Karawitan adalah seni musik tradisional Jawa yang menggunakan instrumen gamelan dan vokal dengan tangga nada slendro dan pelog. Istilah “karawitan” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti halus dan lembut, mencerminkan keindahan dan kehalusan perasaan yang terkandung dalam seni ini. Karawitan juga menjadi jiwa pengiring dalam suatu pertunjukan termasuk dalam pertunjukan wayang orang setiap tabuhan gamelan dan alunan sindhen menghasilkan harmoni khas Jawa yang mampu menggugah perasaan, menghadirkan suasana khidmat, sekaligus memberi energi pada jalannya pertunjukan.

Keberadaan seni wayang orang dan karawitan di Padukuhan Manggong menjadi bukti bahwa masyarakat memiliki kepedulian tinggi terhadap budaya, selain untuk melestarikan budaya kesenian wayang orang dan karawitan juga berfungsi untuk meningkatkan dan mempererat silaturahmi antar warga karena kesenian wayang orang dan karawitan bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan yang sarat dengan nilai kehidupan, kebersamaan,dan penghormatan pada warisan leluhur, serta menjaga jati diri budaya Jawa di tengah derasnya arus modernisasi.