Rembug Stunting Tingkat Kalurahan Kepuharjo

Kepuharjosid, Selasa 24/06/2025 bertempat di Joglo Kalurahan Kepuharjo digelar musyawarah rembug stunting tingkat kalurah Kepuharjo yang dhadiri oleh Lurah Kepuharjo beserta seluruh Pamong Dukuh, Kader PKK tingkat kalurahan, perwakilan dari Kapanewon Cangkringan, Tokoh Masyarakat, Kader Kesehatan dari tiap padukuhan, pendamping Desa, Bpkal, Babinsa dan Babinkamtibmas, Bidan Desa serta perewakilan tokoh masyarakat.

Agenda ini bertujuan untuk membahas perencanaan serta menentukan aksi pencegahan dan penanganan stunting di Kepuharjo dengan melibatkan berbgai pihak terkait dan menentukan komitmen bersama dalam mengatasi maslah ini. Membentuk komitmen antara Pemerintah Kalurahan bersama kader kesehatan, tokoh masyarakat dan masyrakat itu sendiri untuk bekerjasama dalam mengatasi masalah stunting di Kepuharjo. Dengan salah satu caranya adalah Pemerintah Kalurahan mengalokasikan anggaran dalam APBKal untuk program stunting.

Stunting pada dibawh usia 5 tahun itu sendiri adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak usia dibawqah 5 tahun, dengah ditandai adanya pertumbuhan atau tinggi badan tidak sesuai dengan usianya, kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan inveksi berulang yang sering kali dimulai sejak dalam kandungan.

Penyebab utama stunting adalah kekurangan asupan gizi dalam jangkapanjang, hal ini bisa terjadi karena kurangnya asupan makanan bergizi, rendahnya asupan vitamin dan mineral, serta buruknya keragaman pangan dan sumber protein hewani.

Di Kepuharjo sendiri untuk kasus stunting ini sudah bisa teratasi dan terkenadli dengan baik oleh kerjasama antar kader Kesehatan ditipa padukuahn dengan Pemerintah Kalurahan, hingga saat ini tinggal terdapat 9 anak dengan kasus stunting dan telah dipantau serta ditretmen dan sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Uupaya ini adalah merupakn hasil kerja keras dari seluruh komponen di Kepuharjo untuk menekan angka stunting dengan berbagai cara yang dilakukan, anatar laian, melakukan pendataan ibu hamil dana memastikan ibu hamil tersebut mendapatkan gizi yang cukup, kebutuhan vitamin dan mineral. Mengudakasi ibu ibu untuk memebrikan ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan pertama. Memberikan makanan pendamping ASI yang bergizi seimbang. Memastiak anak mendapatkan imunisasi lengkap. Memantau tumbuh kembang anak secara rutin melalaui Posyandu ditingkat padukuhan. Pemerintah Kalurahan memperkuat kader kesehatan dan kader posyandu di padukuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *