{"id":555,"date":"2017-01-31T12:18:39","date_gmt":"2017-01-31T12:18:39","guid":{"rendered":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/2"},"modified":"2017-01-31T12:18:39","modified_gmt":"2017-01-31T12:18:39","slug":"sejarah-kalurahan-kepuharjo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/2017\/01\/31\/sejarah-kalurahan-kepuharjo\/","title":{"rendered":"Sejarah Kalurahan Kepuharjo"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Sejarah Desa Kepuharjo, Kapanewoin Cangkringan, Kabupaten Sleman, adalah berdasrakan maklumat Pemerintah Daewrah Istimewa Yogyakarta tahun 1946, peraturan secara resminya adalah ditetapkan berdasarakan Maklumat Nomor 05 Tahun 1948 tentang perubahan daerah daerah Klaurahan di Yogyakarta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kalurahan Kepuharjo semula bernama Kepuhsari, pada tersebut kantor atau Balai Kalurahan sempat mengalami pindah tempat mulai dari dusun Kepuh, Batur, Petung, Kopeng, dan akhirnya tahun 2012 pindah ke kantor baru di Pagerjurang. Selama masa perjalanan Pemerintahan Kepuharjo telah mengalami 8 kali pergantian kepala Desa. Dalam catatan sejarah kepemimpinan Kalurahan Kepuharjo paling lama dipegang oleh Bpk Ngatmo Wagito, dan beliau pernah 2 kali mendapatkan penghargaan tyertinggi dalam bidang lingkungn hidup oleh Presiden Soeharto, penghargaan tersebut adalah Kalpataru, namun sangat disayangkan piagam Kalpataru ini hilang terkena imbas awan panas dari Erpsi Merapi tahun 2010 yang menghancurkan kantor Kalurahan Kepuharjo di dusun Kopeng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain bangunan kantor Kalurahan, ada 6 padukuhan dari 8 padukuhan di Kepuharjo yang hilang 100% tanpa sisa terkena terjangan awna pnas dan lahar panas dari Erupsi Merapi 2010, dusn tersebut adalah Kaliadem, Jambu, Petung, Kopeng, kepuh dan Manggong, sedangkan 2 padukuhan yang tersisa yakni Batur dan Pagerjurang yang terken imbasnya sekitar 35 % dari luas wilayahnya. Sehingga seluruh warga masyrakat yang kehilangan tempat tingga akibat erupsi sekarang telah menempati HUnian Tetap atau Huntap yang dibangun daiatas TKD Kepuharjo oleh Pemerintah Pusat melalui BNPB yang dibangun mulai tahun 2011.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selanjutnya Kepala Kaluraha yang pernah memimpin&nbsp; Kepuharjoadalah :<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify\">Kades I&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bpk. Kromo Diarjo<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Kades II&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bpk. Sastro Wiyono<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Kades III&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bpk. Noto<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Kades IV&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bpk. Cipto Wiyono<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Kades V&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bpk. Ngatmo Wagito<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Kades VI&nbsp; &nbsp;&nbsp; Bpk. Sujudi<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Kades VII&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bpk. Agustina Puji Winarna,SS<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Kades VII&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bpk. Heri Suprapto ( 2007- 2013.&nbsp; 2013 &#8211; 2019. dan 2020 sampai 2026)<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejarah Desa Kepuharjo, Kapanewoin Cangkringan, Kabupaten Sleman, adalah berdasrakan maklumat Pemerintah Daewrah Istimewa Yogyakarta tahun 1946, peraturan secara resminya adalah ditetapkan berdasarakan Maklumat Nomor 05 Tahun 1948 tentang perubahan daerah daerah Klaurahan di Yogyakarta. Kalurahan Kepuharjo semula bernama Kepuhsari, pada tersebut kantor atau Balai Kalurahan sempat mengalami pindah tempat mulai dari dusun Kepuh, Batur, Petung,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-555","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/555","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=555"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/555\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=555"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=555"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=555"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}