{"id":474,"date":"2022-01-03T10:39:06","date_gmt":"2022-01-03T10:39:06","guid":{"rendered":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/74"},"modified":"2022-01-03T10:39:06","modified_gmt":"2022-01-03T10:39:06","slug":"baju-adat-jawa-yogyakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/2022\/01\/03\/baju-adat-jawa-yogyakarta\/","title":{"rendered":"Baju Adat Jawa Yogyakarta"},"content":{"rendered":"<p>Senin Wage 03 Januari 2022 hari pertama masuk kerja di Lingkup Kantor Kalurahan Kepuharjo denangan berpakain adat Jawa Ngayogyakarta, ini sesuai dengan Surat Edaran dari Buapt Sleman tentang Penggunan Pakaian Tradisonlan Jawa Yogyakarta dan Pakain Batik di Lingkungan Pemerintah Sleman Tahun 2022.untuk pakain batik dikenakan setiap tanggal 02, disesuaiakn dengan penetapan Btik sebagai Warisan Budaya Indonesia yang telah ditetapak oleh UNESCO pada Tanggal 02 Oktober tahun 2009.<\/p>\n<p>Sedangkan Baju Adat Jawa Ngayogyakarta merupakan pakain tradisional masayarakat Yogyakarta. Untuk pakain adat Jawa Yogyakarta ini ada beberapa istilah atau jenis baju adat yang biasa dipakai oleh masyarakat, anatara lain adalah<\/p>\n<p>SURJAN<\/p>\n<p>Pakaian ini sering digunakan oleh kaum pria, yang bermotif macam macam, namun yang sering dipakai adalh motif bergaris berwarna cokelat. Pakain surjan dipadukana dengan kain jarik bermotif dan blangkon sebagai penutup kepala.<\/p>\n<p>JARIK<\/p>\n<p>Jarik merupakan kain khas Jawa, kain bermotif batik berbagai macam corak. Motif Jarik yang terkenal adalah Sidomukti, Sidomulyo, dan Sekar Jagat. Jarik bisa dipakai oleh Laki laki mapun permepuan.<\/p>\n<p>KEBAYA BELEDU<\/p>\n<p>Kaain ini biasa terbuat dari Katun, Beledu, Sutera, Pemakainya dilengkapi dengan rambut di konde kalung bersususn yang dipasang dibagian dada kebaya, kalung ini memeiliki 3 susun yang melambangkan Lahir, Menikah dan Meninggal.<\/p>\n<p>PAKAIAN ABDI DALEM<\/p>\n<p>Sesuai namanya pakain ini dipakai moleh para pegawai keraton atau lazimnya disebut sebagai abdi dalem. Pakain ini khusus ini terdiri dari Sikep alit dan Langeran, Sikep alit terdiri dari kain batik sawitan baju berwarna biru tua kancing baju dengan tembaga dan kuningan destar sebagai penutup kepala, keris dipinggang kanan bagian belakang. Sedangkan Langreran merupakan pakain yang terdiri dari kain batik baju dengan bahan laken kemeja putih model kerah berdiri dan dasi kupu kupu, keris model gayaman atau ladrangan serta selop berwarna hitam. Pakain ini biasa dikenakan pada saat acara khusus atau jamuan makan malam.<\/p>\n<p>BAJU AGENG<\/p>\n<p>Pakain ini dikenakan oleh pra pejabat keraton yang sedang menjalankan tugas. Pakain ini terdiri dari Js LAken berwarna hitam bermotif keemasan dibagian pinggirnya bagin tengah bermotif keris dan batik. pada saat ini mnengekan baju ini dilengkapai dengan topi memanjang sekitar 8 cm yang bermotif keemasn, serta sepatu hitam, celana kain berwarna hitam pula. Sehingga menimbulkan kesan gagah dan berwibawa pada saat bertugas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Senin Wage 03 Januari 2022 hari pertama masuk kerja di Lingkup Kantor Kalurahan Kepuharjo denangan berpakain adat Jawa Ngayogyakarta, ini sesuai dengan Surat Edaran dari Buapt Sleman tentang Penggunan Pakaian Tradisonlan Jawa Yogyakarta dan Pakain Batik di Lingkungan Pemerintah Sleman Tahun 2022.untuk pakain batik dikenakan setiap tanggal 02, disesuaiakn dengan penetapan Btik sebagai Warisan Budaya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":491,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=474"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/474\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/491"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}