{"id":393,"date":"2022-05-19T09:47:45","date_gmt":"2022-05-19T09:47:45","guid":{"rendered":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/133"},"modified":"2022-05-19T09:47:45","modified_gmt":"2022-05-19T09:47:45","slug":"sosialisai-pencegahan-wabah-penyakait-pmk-pada-hewan-sapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/2022\/05\/19\/sosialisai-pencegahan-wabah-penyakait-pmk-pada-hewan-sapi\/","title":{"rendered":"Sosialisai Pencegahan Wabah Penyakait PMK Pada Hewan Sapi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Kepuharjosid. Wabah Penyakait Mulut dan Kaki pada hewan ternak disebabkan oleh virus dan sangat menular, gejala yang sering namapak adalah demam blister di mulut serta kaki hewan ternak dan air liur kental. Hewan yang bisa terkena wabah PMK antara lain Sapi, Kerbau, Unta, Doma, Kambing, Babi, Rusa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penyakit PMK itu sendiri disebabkan oleh <em>Aphthovirus dari famili Picornaviridae.<\/em> Dan penyakit ini sangat menyiksa pada hewan ternak yang terjangkit dan tidak menutup kemungkinan bisa menyebabkan kematian pada Sapi ataupun hewan ternak yang lain. Blister atau kantong besar berisi air yang berkembang dikulit, jika pecah akan meninggalkan luka terbuka yang sanagt perih, jika luka ini pada mulut akan menyebabkan sapin tidak bisa makan atau napsu makan hilang, dan apabila terjadi pada kuku sapi akan menyebakan sapi sukit berjalan bahkan tidak bisa berdiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Wabah PMK tidak menular pada manusia, dilansir dari <em>Agriculture Viktoria<\/em> PMK tidak dianggapa sebagai masalah kesehatan bagi manusia karena penularan dari hewan ke manuasia sangatlah jarang ditemukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pemerintah Kalurahan Kepuharjo sadar bahwa mayoritas penduduknya adalah sebagai petani peternak khususnya sapi pedaging dan perah sejak awal sudah melakukan antispasi dan sosialisai kepada para peternak melalui kelompok ternak dan Dukuh untuk waspada pada wabah PMK ini, apabila mennemukan gejala yang kurang biasa pada ternaknya agar segera mengkarantina sapi tersebut ke kandang terpisah dan segera menghubungi petugas kesehatan hewan di Poskeswan kapanewon Cangkringan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Warga Kepuharjo bertekat untuk mencegah virus PMK ini <strong>untuk tidak masuk<\/strong> ke wilayah Kepuharjo, mereka untuk sementra sepakat untuk tidak mendatangkan ternak dari lura wilayah Sleman, karena warga Kepuharjo adalah berada di perbatasan anatar kabupaten Sleman dengan Klaten dan Boyolali di Jawa Tengah, yang biasanya wilayah Kepuharjo merupan jalur perdagangan Sapi dari kedua wilayah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepuharjosid. Wabah Penyakait Mulut dan Kaki pada hewan ternak disebabkan oleh virus dan sangat menular, gejala yang sering namapak adalah demam blister di mulut serta kaki hewan ternak dan air liur kental. Hewan yang bisa terkena wabah PMK antara lain Sapi, Kerbau, Unta, Doma, Kambing, Babi, Rusa. Penyakit PMK itu sendiri disebabkan oleh Aphthovirus dari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":86,"featured_media":394,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-393","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/86"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=393"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/393\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kepuharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}